Pameran Hasil Lomba Foto di Goethe-Institut

Setelah foto pemenang Lomba Foto GIZ-FORCLIME  dipamerkan di Kantor Kementerian Kehutanan di Jakarta pada tanggal 15-23 Desember 2011, pameran kemudian berlanjut diadakan di Gedung Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda dari tanggal 13-17 Februari 2012, yang berjalan dengan sukses besar. Sebagai bagian dari Pekan Jerman-Indonesia (JERIN), foto-foto tersebut juga dipamerkan di Kampus ITB di Bandung pada tanggal 12 sampai 16 Maret 2012. Kemudian cerita berlanjut: FORCLIME dengan bangga mengumumkan pameran yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat:

 

“Forests & Biodiversity” -
Pameran Hasil Lomba Foto FORCLIME 2012


18 April – 5 Mei 2012, GoetheHaus Jakarta

 

Bekerjasama dengan Goethe Institut, FORCLIME akan menampilkan foto-foto pemenang hasil lomba, serta foto-foto yang memperoleh penghargaan khusus Keanekaragaman Hayati, dan yang mendapatkan "Gelar Kehormatan" (Honourable Mention). Disamping pameran, juga akan diselenggarakan beberapa kegiatan menarik dalam rangka memeriahkan acara pameran tersebut.

Silahkan klik untuk melihat program pameran atau mengunduh brosur program.


Keanekaragaman Hayati

Lomba Foto Online FORCLIME 2011 telah terlaksana dengan sukses. Kami menerima lebih dari 2.600 foto. Banyak foto-foto berkualitas tinggi menampilkan keunikan flora dan fauna Indonesia, namun tidak dapat dipertimbangkan dalam penjurian karena foto-foto tersebut tidak masuk dalam salah satu kategori lomba. 

Oleh karena itu, Panitia Lomba Foto memutuskan untuk menyampaikan rasa hormat atas kontribusi yang berharga tersebut dengan memberikan penghargaan khusus untuk "Keanekaragaman Hayati". Tim Juri Lomba Foto bekerja lagi untuk menilai dan memilih para pemenang.

 

 

Pemenang I - Pilihan Juri 

Bersembunyi dibalik batang pohon

Fotografer: Wawan Tarniwan

Lokasi: Gunung Sawal, Ciamis (Jawa Barat) - 2010 

Masyarakat lokal di Jawa Barat mengenal bunglon dengan nama londok leuweung atau londok hutan. Dalam bahasa Inggris hewan yang kulitnya berwarna warni ini disebut Chameleon Anglehead Lizard, sedangkan nama ilmiahnya adalah Gonocephalus chamaeleontinus. Reptil pemakan serangga tersebut merupakan salah satu hewan yang sempurna dalam berkamuflase

Lihat para pemenang dan pemenang harapan dalam kategori ini

 


Gelar Kehormatan 

Sebagai bentuk penghargaan terhadap banyaknya foto-foto terpilih yang sangat baik, 
kami juga memilih enam gambar untuk diberikan "Gelar Kehormatan” (Honorable Mention). Karya foto ini, bersama dengan foto-foto pemenang kategori "Keanekaragaman Hayati", akan ditampilkan dalam Pameran Foto FORCLIME yang akan diselenggarakan di GoetheHaus Jakarta pada tanggal 18 April hingga 4 Mei 2012. Selama pameran, akan dimeriahkan kegiatan-kegiatan menarik lainnya.


Siluet “Kongkang kolam”

Fotografer: Asep Ayat 

Lokasi: Curug Nangka, Bogor (Jawa Barat) - 2011

Kongkang kolam adalah nama sejenis kodok dari suku Ranidae. Orang Sunda (Jawa Barat) menyebutnya bangkong kolé. Nama ilmiahnya ialah Rana chalconota Schlegel, 1837. Sedangkan dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut white-lipped frog atau copper-cheeked frog. Aktif terutama di malam hari, kodok ini sering didapati di sekitar kolam, selokan, saluran air atau sungai kecil. Jenis ini tersebar di Sumatera Selatan, Lampung, Jawa dan Bali.

Lihat semua gambar dalam kategori ini

 


Masyarakat dan Hutan

Beberapa gambar yang kami terima menunjukkan kepedulian yang serius dan peningkatan kesadaran masyarakat akan peran dan masa depan hutan Indonesia, kesejahteraan masyarakat dan pengaruh global perubahan iklim. Kami percaya bahwa hasil dari lomba foto ini membawa pesan yang luar biasa, yang disampaikan melalui foto-foto yang dilombakan. Foto-foto pemenang dan pemenang harapan hasil pilihan secara online dan pilihan juri dapat dilihat di bawah ini. 

 

Mencari ikan di sungai

Fotografer: Bambang Dwi Wijayanto

Lokasi: Kabupaten Lebak,  Banten (Jawa) - 2010

Lihat para pemenang dan pemenang harapan dalam kategori ini

 

Sehari di Hutan

Foto-foto yang masuk menampilkan gambaran arti hutan secara menyeluruh bagi kebanyakan masyarakat Indonesia. Foto-foto menggambarkan tidak hanya keindahan alam, tetapi juga kerasnya kehidupan dan rutinitas kehidupan masyarakat yang bergantung pada hutan. Ucapan terima kasih khusus kami sampaikan kepada seluruh fotografer atas kontribusinya yang beragam dan penuh warna pada lomba foto ini. Panitia lomba foto mengucapkan selamat kepada para pemenang dan pemenang harapan dari kategori “Sehari di Hutan”. Pemenang dan pemenang harapan dari kategori “Sehari di Hutan” dapat dilihat di bawah ini.

 

Pilihan Juri

Pemenang I  -  Pilihan Juri

Akhirnya pohon tua itu pergi

Fotografer: Muhammad Yunus

Lokasi:

Desa Longat, Kec. Panyabungan Timur, 
Kab. Mandailing Natal (Sumatera Utara) - 2010 

Pohon raksasa yang di keramatkan ini merupakan tempat bersembunyi habitat penghuni hutan, akhirnya roboh demi kepentingan pihak tertentu tanpa memikirkan nasib makhluk yang merupakan rumah berbagai spesies tertentu. “Akan kemanakah kami berlindung?”, ucap para penghuni pohon.    

Lihat para pemenang dan pemenang harapan dalam kategori ini

 

Facebook